Komentar Petinggi Persis Solo Setelah Lolos 8 Besar Liga 2, Mulai dari Misha Radovic dan Aga Thohir

Author:

Persis Solo memastikan langkahnya melaju ke babak 8 besar Liga 2 2021 setelah mengalahkan Hizbul Wathan FC dengan skor 1 3 di Stadion Manahan, Selasa (24/11) malam WIB. Kemenangan Persis Solo atas Hizbul Wathan FC dipersembahkan oleh Beto Goncalves yang mencetak 2 gol. Beto Goncalves membuka kran golnya pada menit kelima melalui tendangan penalti.

Kemudian untuk brace penyerang berusia 40 tahun tersebut dibuat menit 25. Satu gol Persis Solo lainnya datang dari Ferdinand Sinaga pada menit 42. Sedangkan Hizbul Wathan FC memperoleh gol hiburan yang dicetak Dimas Galih Gumilang menit 15.

Atas hasil ini, Persis Solo memperkokoh posisinya sebagai pemimpin klasemen Grup C Liga 2 2021 dengan 18 poin. Tak sampai disitu, klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini juga dipastikan melenggang ke babak 8 besar. Keberhasilan Laskar Sambernyawa lolos 8 besar Liga 2 2021 mendapat tanggapan dari dua petingginya.

Pertama dikomentari oleh Misha Radovic selaku Direktur Teknik Persis Solo. Misha menyebut anak asuh Eko Purdjianto telah mempersiapkan diri untuk menyongsong 8 besar mendatang. Ia juga memastikan seluruh staf pelatih maupun manajemen telah menganalisis bagaimana sengitnya persaingan di 8 besar Liga 2 2021.

Sejauh ini, sudah ada empat tim yang lolos ke babak 8 besar, meliputi Persis Solo, Sriwijaya FC, PSMS Medan dan Dewa United. "Kita sudah menganalisis semua dan manajemen telah melakukan beberapa hal untuk bersiap menuju babak berikutnya," tambahnya. Sementara itu untuk Mahendra Agakhan Thohir lebih mengingatkan terhadap kekalahan Persis Solo di derby Mataram atas PSIM Yogyakarta.

Menurutnya kekalahan itu adalah pelajaran berharga bagi penggawa Laskar Sambernyawa untuk meraih hasil terbaik di setiap laga berikutnya. Itu dapat diwujudkan saat menaklukan Hizbul Wathan FC yang sedang berjuang agar tidak terdegradasi ke Liga 3 musim depan. "Kemarin (lawan PSIM Jogja) kita memang ada kesalahan, kita ingin memperbaiki itu di hari ini tapi hari ini tidak cukup. Karena kita tujuannya untuk naik ke Liga 1," kata Agakhan Thohir.

"Saya tetap kecewa dengan kekalahan dengan PSIM, memang itu pertandingan yang kita pikir paling penting tetapi juga dari kekalahan itu kami belajar rasanya kalah jadi kita tidak mau merasakan itu lagi apa lagi nanti di babak berikutnya," imbuhnya. "Kita tidak boleh beradu domba di dalam klub kita sendiri, karena ini tim yang bersejarah " ungkap Aga. Lebih lanjut Aga pun meminta dukungan semua pihak, termasuk suporter dalam pertandingan pertandingan selanjutnya.

"Bagaimana pelatih, pemain dan manajemen bisa fokus dalam pertandingan berikutnya akan saya pikir kalau kita mau juara kita harus menyatu walaupun kalah seri atau menang," tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.