Perempuan Usahawan Diajak Kembangkan Usaha Lewat Program Business for Good Class Series

Author:

Sebuah bisnis idealnya hadir membawa solusi bagi permasalahan lingkungan dan sosial. Karenanya,penting untuk para pengusaha untuk dapat menggabungkan kepentingan bisnis, lingkungan, dan sosial dalam kegiatan bisnisnya. Danone AQUA dan Stellar Women untuk menghadirkan sebuah platform edukasi untuk pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya perempuan lewat program Business for Good Class Series yang diikuti oleh lebih dari 1200 orang. Ini merupakan program yang perempuan pelaku usaha saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan bisnis yang berdampak secara ekonomi, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan sosial termasuk pengenalan akan sertifikasi B Corporation bagi para pelaku bisnis.

Corporations merupakan istilah untuk perusahaan yang sudah mendapatkan sertifikasi dari organisasi non profit B Lab karena sudah memenuhi standar yang sangat tinggi terkait dengan operasional perusahaan, pengelolaan sumber daya manusia, hubungan dengan pemerintah, dampak untuk lingkungan dan masyarakat, juga hubungan dengan konsumen. Vera Galuh Sugijanto selaku VP General Secretary Danone Indonesia mengatakan, membangun bisnis berkelanjutan merupakan upaya untuk memenuhi ekspektasi konsumen saat ini dan juga kami percaya ini adalah yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan. "Jika 20 tahun lalu konsumen lebih melihat pada product quality, services quality tetapi kalau kita lihat tren ke depan, yang dibutuhkan tidak hanya produk yang bagus tetapi bagaimana perusahaan itu berperilaku, beroperasi, dan lain sebagainya," kata Vera Galuh Sugijanto dalam keterangannya, Selasa (5/10/2021).

Konsumen saat ini ingin tahu siapa (yang bekerja) behind the brand, apa yang dia lakukan, bagaimana dia berbuat baik, dan sebagainya. Program Business for Good Class Series menghadirkan sejumlah pembicara seperti Aria Widyanto, Director & CSO Amartha dan Aliya Amitra Tjakraamidjaja, Co founder dan COO Tinkerlust. Aria Widyanto menjelaskan, selain pembiayaan, Amartha juga membentuk tim khusus untuk mendampingi dan mengedukasi peminjam agar mereka bisa mengembangkan usahanya.

Pendampingan tersebut menghasilkan implikasi baik yang bisa dilihat dari naiknya pendapatan peminjam yang diiringi oleh peningkatan kesejahteraan hidup, seperti jaminan pendidikan anak hingga renovasi tempat tinggal. Aliya Amitra Tjakraamidjaja, Co founder dan COO Tinkerlust menyatakan, kontribusi bisnis bagi lingkungan dan sosial juga menjadi salah satu misi dari Tinkerlust. Dengan menyediakan platform jual beli produk fashion secondhand, Tinkerlust ingin mengajak dan mengubah pola berbelanja fashion masyarakat Indonesia agar lebih sustainable.

Pembicara lain dalam event itu antara lain, Vera Galuh (Danone VP General Secretary), Karyanto Wibowo (Director Sustainable Development), Ratih Anggraeni (Head of Climate & Water Stewardship), Pricilla Henrietta (B Corp Representative), Agung Saputra (CEO & Founder Surplus.id), Kara Nisa Doeana (Head of Marketing Commerce Enablement at Gojek), Aria Widyanto (Director & Chief Risk and Sustainability Officer at Amartha).

Leave a Reply

Your email address will not be published.